Belajar Komputer

  • Hello world! - WordPress へようこそ。こちらは最初の投稿です。編集または削除し、コンテンツ作成を始めてください。
    6 tahun yang lalu

Mading Online

Tribun Pekanbaru

Tampilkan postingan dengan label Sekilas Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekilas Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Cara membuka 3GP, DVD, dll dengan Windows Media Player biasa


Ass,,hai teman2 blogger seindonesia,,,
kan sudah pernah saya sampaikan pada teman2 i will back....
hwa hawww aa...
huh,,seneng rasanya udah bisa ngeblog agi neh,,,
Trik berikut ini mungkin agak udah basi tapi buat teman-teman yang belum tahu neh aq kasi tau..
Pernahkah Anda download video dari Internet tetapi Anda tidak bisa membukanya? Atau Anda mencari program untuk membuka file 3GP dari handphone? Atau Anda menghadapi masalah karena setiap kali membuka film tertentu komputer minta “download codec” atau koneksi Internet? Penyebab masalah Anda adalah karena codec yang diperlukan tidak ada di komputer Anda.

Solusinya adalah dengan mendownload codec dan menginstallnya di komputer Anda. Salah satu codec yang cukup bagus. Anda bisa download Storm Codec. Setelah Anda menginstall storm codec di komputer Anda, Windows Media Player Anda bisa membuka file-file yang sebelumnya tidak bisa dibuka dengan Windows Media Player Biasa. Storm Codec juga akan menginstall Windows Media Player Classic yang lebih ringan.

Storm Codec (freeware alias gratis) mendukung ratusan tipe file, sehingga Anda tidak perlu menginstall bermacam-macam software untuk membuka tipe file yang berbeda. Format yang didukung Storm Codec:
* VCD/DVD
* RealMedia
* QuickTime
* MPEG-2, MPEG-4 (DivX, XviD, 3ivx, MP4, FFGS, H264…)
* AC3/DTS/LPCM
* VP3/VP6
* HDTV
* Theora
* TTL2
* APE
* FLAC
* AAC
* Subtitles
* OGG/OGM
* Matroska
* MPC
* Voxware
* FLC
* 3GP/AMR
* dan lain-lain

selamat mencoba friends..

sumber : http://mr-ozay.blogspot.com

Disk cleaner

1.perbedaan disk cleaner dengan cd cleaner
-disk cleaner digunakan untuk membersihkan floppy drive
-sedangkan cd cleaner digunakan untuk membersihkan cd room

2.hubungan antara trobelshoting dengan perwatan adallah bila komputer tidak bersih maka akan menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen nya contoh nya bila motherboard tidak pernah di bersihkan maka akan ada banyak debu,dan dapat menyebabkan motherboard cepat rusak..

Kenalkan Anak dengan Dunia Luar

BANYAK menghabiskan waktu di luar rumah ternyata banyak memberikan manfaat yang banyak, terutama di saat anak sedang dalam masa pertumbuhan, termasuk dalam masalah penglihatan anak. Anak-anak yang menghabiskan waktu lebih banyak di luar ruangan, dan jauh dari televisi, mengurangi kemungkinan terkena miopia, atau ketidakmampuan melihat benda dengan jelas dalam jarak tertentu. Miopia atau mata minus merupakan jenis kerusakan mata yang disebabkan pertumbuhan bola mata yang terlalu panjang atau lengkungan kornea yang terlalu cekung.







Laporan terbaru dari para peneliti di Boston AS menyebutkan bahwa tidak menentukan apakah terlalu banyak aktivitas di dalam ruangan memang menyebabkan penglihatan yang buruk. Tentu jika hal tersebut benar terjadi, para peneliti tidak menjelaskan bagaimana mekanismenya. "Merupakan suatu hal yang bijaksana untuk menganjurkan aktivitas di luar ruangan, tidak perlu olahraga. Hal ini baik sekali dilakukan untuk semua anak dalam masa perkembangan dan remaja yang bertujuan untuk mengurangi kemajuan miopia," ujar profesor neurobiologi dan perilaku dari Universitas Comell Howard C Howland.

Sekitar tiga orang Amerika menderita miopia, menurut sebuah kajian dari The New England College of Optometry, yang dipimpin Jane Gwiazda, mendapati angka tersebut jauh lebih tinggi di sebagian Asia. "Kondisi ini tampaknya diakibatkan faktor genetik dan lingkungan," ujar Gwiazda. Kondisi ini lebih banyak terjadi pada orang yang sering melakukan banyak pekerjaan yang menggunakan pandangan jauh dalam bekerja.

Penulis memberikan kuesioner kepada 191 orangtua yang umur anaknya berkisar 13,3 tahun. Di antara banyak hal, peneliti bertanya tentang waktu anak-anaknya menggunakan komputer, membaca, dan menonton televisi.

Penglihatan anak-anak tersebut diuji secara berkala. Penemuannya dipublikasikan pada Januari dalam artikel berjudul "Optometry and Vision Science". Anak-anak yang menderita miopia, juga dikenal sebagai "nearsightedness" yaitu kurang menghabiskan waktu di luar ruangan, rata-rata 8,3 jam per minggu dibandingkan dengan anak-anak lainnya, yaitu 12,6 jam. Anak-anak yang menderita miopia juga lebih sering menonton televisi (12,5 jam dibandingkan dengan 8,4 jam per minggu).

Gwiazda menjelaskan, kemungkinan yang terjadi adalah lebih sedikitnya waktu yang digunakan untuk menyaksikan objek dalam jarak tertentu daripada dalam jarak dekat yang terjadi di luar ruangan. Di mana hal tersebut memberikan sinyal "berhenti" untuk menghalangi perkembangan miopia.

"Pencahayaan di luar ruangan mungkin juga bermanfaat karena cahaya matahari menyebabkan pupil mengerut, menghasilkan kedalaman fokus yang lebih besar sehingga jarak objek terlihat dekat dan gambar yang terlihat kabur akibat miopia menjadi berkurang."

Dengan kata lain, mata dapat melihat lebih jelas di luar terkena sinar matahari dan terhindari dari miopia. Melihat benda lebih jauh mungkin menjadi manfaat lainnya dari kegiatan di luar ruangan. Di kebudayaan populer, kutu buku dan orang aneh sering dilukiskan menggunakan kacamata. Beberapa penelitian benar-benar menunjukkan adanya hubungan antara kegemaran membaca dengan miopia.

"Dalam penelitian kami, anak-anak dengan waktu kegiatan di luar ruangan lebih banyak, tidak perlu mengurangi waktu membaca dan menggunakan komputer," sebut Gwiazda.

Saatnya Orangtua Khawatir pada Anak

BANYAK orangtua merasa sangat tahu cara memperlakukan anak remaja mereka. Jika itu keadaannya, Anda harus berpikir dua kali sebelum menjadi orangtua.

"Sangat sulit berjalan beriringan antara minat anak dengan campur tangan Anda dalam kehidupannya. Dan juga sangat sulit mengetahui kapan Anda seharusnya khawatir, dan kapan Anda berkompromi dengan kesalahan mereka," kata psikolog asal Cape Town, Ilse Terblanche.

Nyatanya, seperti dikutip dari Health24, kelalaian yang dilakukan anak remaja kebanyakan bukan murni oleh kesalahan mereka sendiri. Namun, secara alami akibat perubahan hormonal yang terjadi di sepanjang usia mereka. Jangan heran, misalnya, jika anak Anda yang berusia 13 tahun sering membanting pintu saat marah.







Ingatlah bahwa masalah psikologis sering kali diluapkan secara berbeda oleh remaja ketimbang saat mereka masih anak-anak. Alangkah bijaknya jika Anda berkonsultasi dulu dengan ahlinya sebelum bertindak. Jadi, kapan seharusnya Anda khawatir?

Berjerawat

Munculnya bintik-bintik kecil pada wajah tidak bisa dihindari pada usia remaja. Tapi saat anak Anda mulai mendapatkan jerawat sesungguhnya, ajaklah ia ke dokter kulit. Hal ini tidak hanya mencegah jerawat membandel, tetapi juga menolongnya dari rasa minder dalam lingkungan pergaulan.

Kesepian di malam hari

Semua orang butuh waktu untuk sendiri, tapi saat anak Anda sering menghabiskan waktunya di rumah sendirian dibanding bersama teman-temannya, ini saatnya Anda khawatir. Mungkin saja ia sedang berselisih dengan teman, tapi juga bisa karena hal yang lebih serius, seperti depresi. Tanda klasik dari depresi adalah kurangnya minat terhadap aktivitas yang sebelumnya ia gemari.

Ketidaktahuan seks

Jika anak Anda tak tahu tentang seks dan bahaya seks yang tidak dilindungi, segera bicarakan hal ini padanya. Sampaikan sebuah fakta bahwa kehamilan yang tidak diharapkan adalah akibat berhubungan seks dengan lawan jenis.

Nilai rapor jelek

Nilai jelek di sekolah sering digunakan sebagai indikator bahwa ada yang tidak beres pada anak Anda. Jika nilai rapornya tiba-tiba turun 20 persen, berarti ada sesuatu yang mengubahnya secara drastis. Temukan penyebabnya sesegera mungkin dan ingat, menekannya untuk memperbaiki nilai tanpa menemukan inti permasalahan, bukanlah sebuah solusi.

Barang-barang hilang dari rumah

Jika anak remaja Anda mulai kecanduan obat-obatan terlarang, salah satu tanda yang bisa Anda lihat adalah banyaknya barang-barang yang hilang dari rumah. Banyak remaja tidak memiliki cukup uang untuk membeli obat-obat terlarang. Saat butuh "obat", mereka memenuhinya dengan sumber pendapatan lain. Namun, sebelum menuduhnya melakukan hal tercela, yakinkan dulu diri Anda dengan bukti-bukti lain karena hal ini merupakan salah satu masalah sensitif.

Diet ketat

Menginjak usia remaja, anak mulai mendapat tekanan dari lingkungan pergaulannya untuk memiliki tubuh ramping. Saat ia berhenti makan sama sekali atau berolahraga mati-matian, pasti ada masalah yang dilampiaskannya lewat penyimpangan kebiasaan makan.

Alkoholik

Banyak remaja pernah mencicipi alkohol. Namun perlu Anda pertimbangkan, para alkoholik sepanjang hidupnya kerap memulai kebiasaan ini sejak mereka remaja. Jika Anda menjadi lebih sering menemukan gejala ini pada anak, saatnya untuk bicara serius dengannya.

Dari Mana Adik Bayi Datang....???

PERTANYAAN di atas sering dilontarkan balita jika kedatangan adik kecilnya. Agar tidak bingung, selain memberikan pendidikan seks, mengenalkan organ tubuh pada balita menjadi solusi terbaik.

Gelagapan, itulah yang dirasakan seorang ibu muda Kustantri, 28, ketika putra pertamanya Ade, 3, bertanya bagaimana adik bayi yang kecil bisa datang ke rumahnya. Perasaan gelagapan itu, mungkin bukan hanya dialami Tantri seorang.
Sebab, setiap anak berusia bawah lima tahun (balita) akan mengalami fase-fase bertanya tentang dari mana dan bagaimana bayi kecil bisa ada di rumah.



Sebagai orangtua yang bijak, Anda tidak perlu merasa kaget atau bahkan gelagapan menghadapi pertanyaan balita yang seperti itu. Bisa saja orangtua memberikan jawaban bahwa bayi kecil itu diberikan Tuhan, atau dikirimkan seekor bangau layaknya cerita dalam dongeng-dongeng mereka ketika menjelang tidur.

Selain itu sebagai orangtua, seharusnya kita mulai berpikir untuk mengenalkan pendidikan seks dan pengenalan organ tubuh kepada si kecil bila pertanyaan seperti itu muncul. Hal penting yang harus dipahami orangtua adalah membedakan antara pendidikan seks dan pengetahuan reproduksi. Pasalnya, pendidikan seks sering diartikan dengan arti yang sama dengan pengetahuan tentang reproduksi. Padahal keduanya tersebut merupakan pengertian yang berbeda.

Pendidikan seks bertujuan untuk mengenalkan anak tentang jenis kelamin dan cara menjaganya, baik dari sisi kesehatan atau kebersihan, maupun keamanan dan keselamatannya. Sedangkan pengetahuan reproduksi sangat berkaitan dengan proses perkembangbiakan makhluk hidup.

Pendidikan seks sebenarnya sudah bisa mulai diberikan pada anak berusia di bawah dua tahun, atau ketika si kecil sudah bisa berjalan. "Dengan mengajarkan anak bagaimana cara buang air yang baik, misalnya anak perempuan, membuang air dengan cara jongkok atau duduk di kloset duduk. Namun, bagi anak laki-laki diajarkan untuk buang air sambil berdiri, baik di kloset jongkok maupun duduk," kata psikolog anak dari Universitas Indonesia (UI), dr Setiawan Adjidharma.

Pendidikan seks, Setiawan menyebutkan, bukan saja dilakukan dengan membedakan jenis kelamin anak. Namun, bisa pula diajarkan dari perilaku keseharian dan dijalankan setiap hari. "Misalnya dengan memberikan baju yang sesuai, anak lakilaki dengan baju laki-laki, begitu pun anak perempuan. Maka pada saat itu secara tidak disadari orangtua mengajarkan anak berperilaku sebagai laki-laki atau sebagai perempuan yang berbeda jenis kelamin," sebutnya.

Dari pembelajaran yang dilakukan bertahap dan berangsur-angsur, maka anak akan memiliki kemampuan untuk menyimpulkan bahwa anak laki-laki seperti ayahnya dan anak perempuan lebih mirip seperti ibu. "Normalnya memasuki usia TK, anak sudah dapat membedakan bahwa di dunia ini ada laki-laki dan perempuan, yang keduanya harus berperilaku sesuai kodratnya," sebutnya.

Lalu bagaimana dengan pengetahuan reproduksi? Pengetahuan ini berkaitan dengan spermatogenesis dan fertilisasi atau pembuahan. Maka hal yang berkaitan dengan reproduksi dapat diajarkan pada anak dengan mengamati perbedaan anggota tubuh yang tampak secara kasat mata. "Terangkan pada anak bahwa laki-laki memiliki jakun dan suara yang besar, ajarkan pula tentang perut yang membesar karena hamil. Itu akan sangat mudah dimengerti anak," ujar dokter berkacamata minus tersebut.

Proses mengajarkan balita tentang seks dan reproduksi juga menjadi tantangan tersendiri bagi pengajar TK Kasih Bunda, Jakarta Utara, Agus Prambudi. Menurut Agus, selain mengajarkan anak tentang seks dengan cara memberikan gambar-gambar, mengajarkan tentang reproduksi juga bisa dilakukan dengan gambar. Misalnya dengan memperlihatkan gambar binatang dengan bulu mata lentik sebagai perempuan dan binatang dengan taring dan jenggot untuk binatang jantan.

"Dengan gambar-gambar seperti itu, anak lebih mudah mengenal dan mengetahui perbedaan antara laki-laki dan perempuan dan peran yang dibawa mereka dengan status sebagai laki-laki atau perempuan," papar Agus. Tahap paling rawan dalam mengajarkan pendidikan seks atau reproduksi kepada anak, Agus menyebutkan, adalah saat anak berusia dua dan tiga tahun.