Belajar Komputer

  • Hello world! - WordPress へようこそ。こちらは最初の投稿です。編集または削除し、コンテンツ作成を始めてください。
    6 tahun yang lalu

Mading Online

Tribun Pekanbaru

Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Defrag Harddisk


Ups,,untuk menjaga agar umur harddisk lebih lama anda tidak boleh lupa dengan yang satu ini,
Saat Anda bekerja dengan PC, PC akan menyimpan data Anda dalam bentuk pecahan-pecahan pada hard drive, dimanapun terdapat ruang kosong. Bayangkan bermacam-macam bab buku yang disimpan di tempat-tempat berbeda di seluruh rumah Anda.

Saat Anda membuka file tertentu, PC Anda berjalan ke seluruh tempat untuk mengumpulkan "bab-bab" ini (menciptakan suara desingan yang sering Anda dengar).
• Klik Start, dan arahkan ke All Programs.
• Arahkan ke Accessories kemudian System Tools.
• Klik Disk Defragmenter.
• Setelah fungsi Disk Defragmenter muncul, klik tombol "Analyze", yang akan menunjukkan berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan pen-defrag-an. Besarnya ukuran file pada hard drive Anda akan berpengaruh, proses ini dapat memakan waktu beberapa jam.
• Setelah fungsi defrag menganalisa hard drive Anda, ikuti petunjuk-petunjuk pada layar untuk memulai proses pen-defrag-an.

Pada bagian bawah Disk Defragmenter akan ditampilkan perkembangan proses ini, dan Anda dapat menyela atau menghentikannya sementara dengan meng-klik tombol "Stop" atau "Pause". Pada saat Anda menggunakan PC Anda untuk men-defrag, proses ini akan memperlambat aplikasi yang lain, jadi sebaiknya Anda melakukan Disk Defragmenter saat Anda tidak sedang membutuhkan PC Anda untuk bekerja, seperti saat Anda akan pergi tidur.

Perlu dicatat bahwa hard drive PC Anda haruslah memiliki ruang kosong sebanyak 15% agar Disk Defragmenter dapat men-defrag dengan lengkap dan menyeluruh. Jika hard drive Anda memiliki ruang kosong kurang dari 15%, Disk Defragmenter hanya akan men-defrag sebagian saja. Untuk menambah ruang kosong hard drive Anda, hapus lebih banyak file yang tidak Anda butuhkan lagi atau pindahkan file-file Anda ke drive yang lain.

Jika Anda mengorganisasi dan membersihkan hard drive PC Anda seperti yang telah dijelaskan, hard drive PC Anda akan menjadi mesin yang diberi pelumas dengan baik—tetap sehat dan bekerja dengan mulus untuk beberapa tahun ke depan!
sumber : Dikacoks

motherboard

Beberapa bagian terpenting yang terdapat di dalam PC dan semuanya wajib Anda ketahui. Teknologi komputer memang tidak pernah bisa berhenti. Demikian halnya dengan motherboard yang pada tahun ini mengalami banyak perubahan yang cukup drastis.

Hal ini terjadi karena motherboard merupakan salah satu komponen yang paling penting dari sebuah sistem PC, sehingga jika Anda sekarang ini ingin melakukan upgrade atau bahkan ingin membangun sebuah PC yang dilengkapi dengan fitur anyar, ada baiknya Anda mengikuti pembahasan kami kali ini.
Beberapa teknologi terbaru yang dimiliki oleh motherboard keluaran terakhir adalah PCI Express, SATA 3 GB, SLI, dan beberapa teknologi lainnya. Namun, apakah semua teknologi tersebut sudah Anda butuhkan? Mungkin Anda sendiri yang bisa menjawabnya, karena semua teknologi tersebut sangat kompleks dan bukan hal yang mudah untuk bisa menyesuaikan kebutuhan yang kita inginkan. Karena akan ada banyak pertanyaan yang akan muncul, seperti jenis memory apakah yang harus digunakan? Berapa besar power supply yang sesuai, dan beberapa pertanyaan lainnya?

Semua pertanyaan ini akan segera terjawab dalam artikel ini. Dan sebelum kami mulai menjelaskan semuanya, kami akan memberikan sebuah gambar berikut dengan penjelasannya dari sebuah motherboard yang sudah mengadopsi teknologi-teknologi tersebut.

SATA PORT
Serial ATA (SATA) merupakan port yang digunakan untuk menghubungkan harddisk dengan PC Anda. Ini merupakan pengembangan terbaru dari Paralel ATA (PATA) yang sebelumnya telah lama kita kenal.

SOUTHBRIDGE
Di bawah heatsink itu terdapat chipset southbridge yang berfungsi untuk melakukan pengaturan terhadap input dan output beberapa komponen seperti harddisk, optical drive, USB ports, dan slot tambahan PCI Express. Seiring dengan banyaknya tuntutan proses yang harus dilakukan, maka kini chipset ini dilengkapi dengan heatsink agar lebih stabil.

NORTHBRIDGE
Chipset yang terdapat di bawah heatsink yang dilengkapi kipas ini bekerja sama dengan chipset southbridge untuk melakukan pengaturan terhadap video card, processor, dan memory. Pada chipset ini memiliki beberapa fitur baru yang mampu memberikan port kecepatan tinggi untuk koneksi LAN dan tambahan ekstra PCI Express.

CPU SOCKET
Socket ini merupakan tempat untuk meletakkan processor. Pada beberapa motherboard terbaru telah menggunakan CPU socket yang cukup mudah digunakan, sehingga Anda tidak membutuhkan obeng untuk memasang ataupun membukanya. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena ada beberapa kapasitor berada cukup dekat dengan socket yang bukan tidak mungkin akan tersentuh dan akan mengakibatkan kerusakan.

MEMORY SLOTS
Slot memory mungkin salah satu bagian yang cukup lama tidak mengalami perubahan. Sebelumnya mungkin kita mengenal SDRAM sebagai tipe memory yang digunakan, namun kini setelah keluar DDR ada lagi tipe memory terbaru di atasnya, yaitu DDR2. Namun, bagian yang paling penting diperhatikan darinya adalah jumlah slot memory tersebut.

BIOS
Ketika Anda kali pertama menghidupkan PC, motherboard akan boot dan menjalankan kode yang berisikan Basic Input Ouput system (BIOS), BIOS akan menjalankan beberapa tes untuk mempersiapkan semua hardware yang kemudian menjalankan operating system. BIOS itu sendiri tersimpan dalam Flash RAM dengan kapasitas sekitar 2-4 MB, dan kebetulan pada contoh ini motherboard memiliki dua buah BIOS.

EXPANSION SLOTS
Beberapa motherboard terbaru kini dilengkapi dengan campuran PCI dan PCI Express expansion slot. Sedangkan untuk PCI Express biasanya terdapat dua jenis, yaitu PCI Express 16x yang berfungsi untuk menggantikan AGP slot dan PCI Express 1x yang berukuran paling kecil dan nantinya digunakan sebagai pengganti slot PCI yang ada sekarang ini untuk menunjang modem dan beberapa input device lainnya.

KOMPONEN TAMBAHAN
Beberapa produsen motherboard biasanya melengkapi motherboard dengan beberapa chipset opsional, seperti Silicon Image SATA RAID, Texas Instrument FireWire Controller, dan dua Broadcom Gigabit LAN controller. Beberapa chipset tersebut dapat digunakan untuk menunjang konektivitas yang membutuhkan transfer rate lebih tinggi.

Melihat Lebih Dekat Teknologi Terbaru Motherboard
Setelah kami menjabarkan bagian-bagian yang terdapat dalam sebuah motherboard, mungkin ada banyak pertanyaan yang timbul, seperti:

1. Apa itu ATX 12V 2.0?
Video card yang menggunakan PCI Express membutuhkan power sebesar 75 watts, berbeda dengan AGP yang hanya membutuhkan power sebesar 50 watts. Dengan demikian, banyak motherboard yang mengadopsi PCI Express menggunakan socket power ATX 12V 2.0 yang dilengkapi dengan 24 pin. Namun, bukan berarti untuk menggunakan motherboard tersebut Anda harus mengganti PSU (Power Supply Unit) Anda, karena socket tersebut juga mendukung socket power lama 20 pin dan ditambah dengan ekstra 4 pin yang ditancapkan di slot yang tersisa.

2. Dual-core apakah sama dengan dualprocessor?
Dual-core sangat berbeda dengan dualprocessor, karena pada dual-core adalah dua core processor yang tertanam di dalam sebuah processor. Meskipun saat ini belum ada aplikasi yang mendukungnya, namun peningkatan kinerjanya cukup terasa. Pada AMD, semua motherboard dengan socket 939 dapat menjalankan processor FX-55 yang merupakan processor dual-core keluaran AMD. Sedangkan untuk Intel, secara resmi hanya motherboard terbaru yang menggunakan chipset 945 dan 955X yang mampu mendukung dual-core, namun berbeda dengan pada produsen motherboard yang mengatakan bahwa dual-core dapat berjalan di chipset 925X. Sebaiknya, Anda pastikan motherboard Anda sudah mendukung dual-core.

3. Apakah BTX Fromfactor sama dengan ATX atau mATX?
Motherboard BTX (Balanced Technology Extended) Fromfactor memiliki desain yang sangat berbeda daripada ATX ataupun mATX, karena pada BTX letak processor dipindah ke bagian depan dan demikian juga untuk letak chipset dan socket yang diubah—untuk dapat memberikan Input/Output dengan kecepatan tinggi dan mampu memberikan sistem pendingin yang baik. Di samping keuntungan tersebut, BTX juga memiliki banyak kendala untuk bisa langsung diterapkan. Karena untuk menggunakan motherboard BTX, harus banyak penyesuaian yang dilakukan di antaranya adalah bentuk casing karena motherboard tidak lagi berada di sisi kiri melainkan di sisi kanan.

4. DDR2 atau DDR?
DDR2 memang memiliki data rate lebih besar ketimbang DDR karena pada DDR2 memiliki data rate mulai dari 400/533/667 MBps, dengan bus frequency 200/266/333 MHz. Sedangkan data rate DDR 200/266/333/400 Mbps dan bus frequency yang dimilikinya sebesar 100/133/166/200 MHz. Untuk DDR2, memiliki voltase lebih rendah yaitu 1.8 V, sedangkan untuk pinnya sendiri memiliki 240 pin. Sehingga pastikan motherboard yang Anda gunakan memang menunjang DDR2 sebelum Anda memutuskan
untuk menggunakannya.

5. PCI Express atau AGP 8x?
Seperti yang telah kami sebutkan di awal, PCI Express ada dua jenis: PCI Express 16x dan PCI Express 1x. Untuk PCI Express 16x, kemungkinan besar ke depannya akan dijadikan sebagai interface standar untuk video card, karena pada PCI Express memiliki bandwidth yang jauh lebih besar ketimbang AGP. Pada PCI Express 16x bandwidth maksimal yang dimiliki sebesar 4000 MB/s, sedangkan AGP 8x hanya sekitar 2100 MB/s, lalu untuk PCI Express 1x sekitar 250 MB/s. Sayangnya, untuk PCI Express 1x saat ini kami belum melihat device yang mendukung PCI Express 1x.

6. NCQ dan SATA 3 GB?
SATA 3 GB merupakan konsep yang terbilang sangat baik, karena memaksimalkan transfer rate maksimal SATA yang sebelumnya sebesar 150 Mb/s menjadi 300 MB/s. Dengan demikian, proses transfer data akan berjalan lebih cepat. Sedangkan NCQ atau Native Command Queuing merupakan fungsi pendukung untuk melakukan controlling terhadap semua data yang disimpan dalam harddisk sehingga proses yang dilakukan lebih cepat dan mengurangi terjadinya kesalahan. Dengan baiknya fungsi tersebut, maka jika Anda ingin meng-upgrade motherboard, pastikan fungsi ini terdapat di dalamnya.

7. Bagaimana dengan High Definition Audio?
Jika sebelumnya kita mengenal AC 97 sebagai sound card onboard yang memiliki kualitas pas-pasan. Karena AC 97 memiliki resolusi sebesar 20-bits, sedangkan pada High Definition Audio dimaksimalkan menjadi 32-bits. Demikian juga untuk sampling rate yang sebelumnya sebesar 48 kHz menjadi 192 kHz. Selain itu, High Definition Audio telah mendukung 8 channel analog di mana sebelumnya hanya mendukung 6 channel saja. Untuk fitur lain, High Definition Audio telah mendukung beberapa teknologi suara seperti Dolby Digital Live, Dolby Pro Logic, dan beberapa teknologi lainnya. Namun, sound card PCI akan hilang dari pasaran, kerena masih adanya noise yang dihasilkan dari komponen motherboard dan mengganggu kualitas suara.

8. SLI dan CrossFire
Keduanya merupakan teknologi yang memungkinkan dua buah video card berjalan bersamaan utuk melakukan pemrosesan gambar dengan bantuan sebuah konektor penghubung, dan menampilkan hasilnya ke dalam sebuah monitor. Untuk menggunakan teknologi ini, Anda harus memiliki sebuah motherboard yang dilengkapi dengan dua buah slot PCI Express 16x. Bukan hanya itu, untuk video card yang digunakan pun harus video card yang sudah mendukung teknologi tersebut. Untuk nVIDIA menyebut teknologi tersebut dengan SLI (Scalable Link Interface), sedangkan untuk ATi menyebutnya CrossFire. Beberapa video card yang sudah mendukung teknologi tersebut di antaranya adalah nVIDIA GeForce 6800 SLI Edition, Radeon X800, dan Radeon X850.

Enam Langkah Panduan Memilih Motherboard
Memilih sebuah motherboard, memang bukan hal yang mudah. Karenanya kami akan memberikan panduannya kepada Anda dalam enam langkah.

1. Pilih processor.
Langkah pertama ini memang pilihan yang utama. Demikian juga jika ingin meng-upgrade motherboard, Anda harus memastikan apakah motherboard yang baru nantinya kompatibel dengan processor Anda. Sekarang ini ada dua merk processor yang berada
di pasaran, yaitu Intel dan AMD.

2. Pilih chipset.
Dari sekian banyak chipset yang beredar di pasaran mungkin membuat Anda bingung, dan untuk lebih jelasnya lihat pada tabel di bawah ini.

3. Gunakan fitur yang sesuai.
Banyak motherboard yang dilengkapi dengan fitur yang mewah dan lengkap, namun tentunya tidak semua fitur yang terdapat di dalam motherboard tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda. Karenanya Anda harus menentukan kebutuhan yang Anda miliki baru disesuaikan dengan fitur yang terdapat di motherboard, seperti Dual Gigabite Ethernet,
Integrated wireless, dan port SATA.

4. Baca buku manualnya.
Mengapa demikian? Karena tak sedikit produsen motherboard yang memberikan manualnya dalam format PDF yang disimpan di dalam CD atau bahkan harus men-download terlebih dahulu di situs produsen. Jika hal ini terjadi, tentunya akan sangat menjengkelkan karena kita akan kesulitan untuk mengetahui memory atau CPU apa saja yang kompatibel dengan motherboard tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya beli motherboard yang menyertakan buku manual yang jelas dan mudah dimengerti.

5. Other opinion.
Jika motherboard tersebut sudah cukup lama dikeluarkan, sebaiknya Anda cari bahan referensi untuk mengetahui seberapa baik kinerja dari motherboard tersebut dan kelemahan-kelemahan apa saja yang dimilikinya. Beberapa bahan referensi yang bisa Anda gunakan untuk acuan di antaranya adalah forum yang biasanya ada di situs produsen. Selain dari forum, Anda juga bisa membaca beberapa majalah yang mengulas
tentang motherboard seperti PC Media dan PC Mild.

6. Motherboard dengan revisi terakhir.
Meski tidak semua motherboard mengalami banyak revisi, namun sebaiknya Anda harus mengetahui apakah motherboard tersebut merupakan versi awalnya atau versi revisi, dan sebaiknya Anda memiliki motherboard dengan revisi terbaru karena pada revisi terbaru telah mengalami banyak penyempurnaan dari versi sebelumnya.

sumber : http://scriptintermedia.com/view.php?id=118&jenis=ITKnowledge

Harddisk sekarang

Apakah Anda tahu, saat ini hard disk terdiri dari 2 tipe: ATA dan SATA. Hard disk ATA adalah hard disk biasa, sedangkan hard disk SATA adalah hard disk tipe baru (next generation). SATA adalah singkatan dari SERIAL ATA. Hard disk SATA lebih tipis dan lebih cepat dibandingkan hard disk ATA, tetapi cara penggunaannya sama. Motherboard terbaru seperti ASUS P5B dan sekelasnya telah mendukung hard disk SATA. Dan tahukah Anda, kini (Oktober 2007) DVD SATA telah datang, jadi sekarang sudah ada 2 jenis DVD: DVD ATA dan DVD SATA, weehh...


Tancapan kabel DVD ATA (DVD biasa) pada motherboard disebut dengan IDE (integrated device electronics), dan tancapan kabel HARD DISK pada motherboard disebut dengan SATA. Tancapan ini disebut dengan connector (konektor/ penghubung). Pada motherboard ASUS P5B dan sekelasnya tersedia 1 IDE dan 4 SATA (lihat gambar di bawah). SATA 1 dan SATA 2 digunakan untuk boot, sedangkan SATA 3 dan SATA 4 digunakan untuk data. SATA 3 sejajar dengan SATA 1, dan SATA 4 sejajar dengan SATA 2.

Selain untuk HARD DISK SATA, konektor (tancapan) SATA juga digunakan untuk DVD SATA. Jika Anda mengggunakan DVD SATA, gunakan SATA 2, sebab konektor IDE hanya untuk DVD ATA. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut: Misalkan Anda menggunakan 2 buah hard disk SATA, dan 2 buah DVD (1 DVD ATA dan 1 DVD SATA), maka cara memasangnya adalah sebagai berikut: Kabel hard disk pertama (hard disk yang akan diisi sistem operasi), masukkan ke dalam SATA 1, kemudian kabel hard disk 2 masukkan ke dalam SATA 3. Kabel DVD ATA masukkan ke dalam IDE, dan kabel DVD SATA masukkan ke dalam SATA 2 (sekali lagi SATA 2). Jika Anda memasukkan kabel DVD SATA ke dalam SATA 3 misalnya, ketika Anda menghidupkan komputer maka akan terjadi 'error'. Sebab SATA 3 dan SATA 4 digunakan untuk data. Sebagai informasi tambahan, kabel untuk hard disk SATA sama dengan kabel untuk DVD SATA dan disediakan ketika membeli motherboard, tetapi DVD SATA memiliki kabel power tersendiri dan juga disediakan ketika Anda membeli motherboard. Yang mana kabel untuk hard disk SATA maupun DVD SATA serta kabel power untuk DVD SATA
sumber : http://micopardosi.tripod.com/sata.html

Blu-ray

Samsung Electronics America Inc. sepertinya tak pernah mau kalah. Setelah--salah satu pesaingnya, LG Electronics, meluncurkan pemutar Blu-ray BD300 pada awal Agustus lalu, Samsung pekan lalu juga meluncurkan pemutar Blu-ray terbarunya: BD-P2500.

Namun Samsung Electronics America yang bermarkas di Ridgefield Park, New Jersey, ini mengklaim pemutar Blu-ray produksinya itu memiliki teknologi termaju saat ini. Bahkan Samsung menyebutnya sebagai pemutar Blu-ray generasi kelima. Sebab, selain memiliki fitur BD Live (Profile 2.0) untuk kualitas gambar Blu-ray terbaik, BD-P2500 juga dirancang dengan kelengkapan fitur serta elemen desain yang menjadi keunggulan pemutar Blu-ray Samsung terdahulu.

BD-P2500 juga menawarkan terobosan peningkatan pemrosesan gambar dengan mengusung Hollywood Quality Video (HQV) processing dan output audio 7.1-Channel analog. Fitur baru ini akan menawarkan pengalaman baru dalam menikmati kekuatan audio-visual definisi tinggi kepada para pengguna.

Untuk konsumen yang sedang mencari kekayaan audio-video dari cakram Blu-ray atau ingin meremajakan DVD standarnya, Samsung BD-P2500 adalah kekuatan yang membawa kualitas definisi tinggi 1080p yang benar-benar mengesankan. "Seperti memboyong bioskop ke dalam rumah," tulis Samsung dalam rilisnya.

Reid Sullivan, Wakil Presiden Marketing Audio/Video & Imaging pada Samsung Electronics America, menjanjikan bahwa pemutar BD-P2500 akan menghadirkan teknologi terbaik dari produk pemutar Blu-ray yang ditawarkan saat ini.

"Konsumen akan menikmati pengalaman menyaksikan gambar Full HD 1080p yang akan menghantarkan spektrum luas dari gambar dan audio definisi tinggi. Sekarang, hal itu bisa dinikmati dengan kombinasi pemutar Blu-ray dan televisi definisi tinggi mutakhir," ujar Sullivan.

Pemutar Samsung BD-P2500 hadir dengan koneksi built-in, kabel Ethernet, memori flash hingga 1 gigabita, serta port USB untuk perluasan memori. Adapun fitur--chip HQV processing--pemenang Award--yang diusung produk ini berfungsi meningkatkan kualitas gambar dan suara yang dihasilkan oleh cakram Blu-ray, serta menampilkan gambar file JPEG.

Tak ketinggalan, ada pula, output HDMI 1.3 dengan xvYCC Deep Color Support, serta film mode 24 frame per detik (fps) yang akan memamerkan material film yang jauh lebih halus dan lebih natural dibanding pemutar Blu-ray biasa.

Samsung BD-P2500 juga dirancang untuk sanggup memecahkan kode-kode track suara digital audio multichannel resolusi tinggi yang tersedia saat ini. Pemutar ini juga dilengkapi fasilitas Dolby Digital, Dolby Digital Plus, dan Dolby TrueHD untuk kualitas suara yang sebanding dengan audio bioskop.

Nah, ini juga penting. Jika di kemudian hari ada fitur-fitur baru yang diluncurkan, Samsung berjanji akan meng-upgrade-nya pada BD-P2500 sehingga tak akan ketinggalan, baik via koneksi Ethernet, port USB, perantara cakram CD/DVD, atau Blu-ray.

Samsung membanderol BD-P2500 yang menawarkan kelebihan teknologi ini dengan harga US$ 499,99. Harga ini lebih mahal sekitar US$ 50-US$ 100 dibanding pemutar Blu-ray LG, BD300.
SPESIFIKASI :

Fitur A/V :

BD Profile 2.0 (BD Live), Profile 1.1, fitur interaktif Profile 1.0, memori internal flash 1GB, Hollywood Quality Video" (HQV") processing, 24fps film mode, xvYCC Deep Color, Selectable DVD up conversion (720p / 1080i / 1080p), Dolby Digital Plus", Dolby TrueHD"decoding, dts-HD HR® decoding, Dolby Digital Plus", Dolby TrueHD", dts-HD HR / MA® bitstream output.

Koneksi A/V:

1 HDMI version 1.3 output dengan CEC (Anynet+), 1 komponen output, 1 composite output, output audio analog 7.1-Channel, 1 optical digital audio output, 1 koneksi Ethernet, 1 koneksi USB.

Media pemutar :

BD-ROM, DVD-ROM, DVD-R (V mode only), DVD-RW (V/VR mode), Audio CD, CD-R, CD-RW, AVCHD disc

Harga: US$ 499,99